Terakhir diperbarui: 23 Februari 2026
📌 Ini adalah skenario simulasi untuk mengilustrasikan cara penggunaan fitur. Tampilan dan alur kerja aktual dapat berbeda tergantung versi.
Input Cepat Setelah Acara: Impor Tagihan + Mode Entri Berkelanjutan
Setelah acara besar, hambatan utama biasanya ada di input data, bukan perhitungan. Jika sudah punya CSV/TXT, mengetik ulang semuanya akan memakan waktu.
Kasus ini di Paji Splitly memakai dua jalur: "Impor Tagihan" (Premium) untuk bulk entry, lalu "Mode Entri Berkelanjutan" untuk melengkapi sisanya.
Situasi
Setelah acara minggu lalu, 34 transaksi berhasil dimasukkan dalam 25 menit; mode batch membantu mengunci struktur dulu agar tidak ada pengeluaran yang lupa.




Setelah makan bersama 20 orang, kamu punya:
- Rincian toko dalam
.csv/.txt - Beberapa pengeluaran kecil yang belum masuk
- Target draft tagihan selesai dalam 10 menit
Jalur A: "Impor Tagihan" (Premium)
- Buka bill lalu pilih "Impor Tagihan". Checkpoint ini efektif bila dibuat ringkas 3 menit; waktu lebih panjang biasanya menandakan scope belum sepakat.
- Klik "Unggah File" dan pilih
.csv/.txt. - Cek format lalu tekan "Impor".
- Tinjau hasil di "Penyelesaian".
Jalur B: "Mode Entri Berkelanjutan" (semua pengguna)
- Buka "Tambah Pengeluaran" lalu aktifkan "Mode Entri Berkelanjutan".
- Isi item, jumlah, pembayar, lalu klik "Tambah".
- Setelah semua item masuk, klik "Selesai".
- Kembali ke "Penyelesaian" untuk verifikasi.
Kenapa Perlu Dua Jalur
- Jika data rapi, impor paling cepat.
- Jika data campuran, mode entri lebih fleksibel.
- Kombinasi keduanya biasanya paling efisien.
Taktik Lapangan
- Tip 1: Impor item besar dulu, lalu tambahkan item kecil secara manual.
- Tip 2: Setelah impor, cek pembayar dan nominal sebelum final.
- Tip 3: Jika muncul dialog Premium, lanjutkan dulu dengan mode entri.
Pemeriksaan Akhir
- Bandingkan jumlah baris CSV dengan jumlah pengeluaran di tagihan untuk mendeteksi baris yang hilang atau terduplikasi saat impor.
- Spot-check apakah kolom pembayar bertahan dengan benar setelah impor, karena pemetaan kolom CSV bisa tertukar antara pembayar dan peserta.
- Setelah melengkapi sisa item lewat Batch Mode, pastikan total di Hasil cocok dengan struk asli sebelum dibagikan.
Strategi Komunikasi
- Bagikan tagihan hanya setelah impor dan Batch Mode selesai sepenuhnya — berbagi sebagian membuat bingung saat item baru terus bermunculan.
- Minta peserta melaporkan pengeluaran yang terlewat dalam jendela waktu tertentu (misal 24 jam) daripada menerima koreksi tanpa batas.
- Jika ada sengketa pembayar dari file impor, tunjukkan baris CSV asli sebagai bukti daripada berdebat dari ingatan.
Risiko Umum pada Input Cepat Setelah Acara
- Risiko 1: file CSV punya urutan kolom atau encoding yang tidak konsisten, sehingga nominal masuk ke field yang salah saat impor. Mitigasi: preview beberapa baris pertama setelah impor dan verifikasi nominal cocok dengan file sumber sebelum lanjut.
- Risiko 2: item yang dimasukkan lewat Batch Mode tumpang tindih dengan baris yang sudah diimpor, menciptakan tagihan ganda. Mitigasi: urutkan tagihan berdasarkan nama item atau nominal dan scan entri yang hampir identik sebelum finalisasi.
Inti Pelajaran dari Input Cepat Setelah Acara
Laporan yang bisa dipakai butuh satu versi tepercaya dan detail yang dapat ditelusuri.
